Selasa, 27 Januari 2009

KAMERA DAN SABLON

ALAT-ALAT DUPLIKASI

KAMERA
Kamera adalah salah satu alat pengganda yang dapat dibawa kemana saja untuk mengabadikan momen yang istimewa. Dewasa ini banyak berbagai jenis kamera bermunculan salah satunya kamera digital. Kamera digital merupakan jenis kamera yang dapat menyimpan lebih banyak foto tergantung dengan memori yang dipakai. Selain itu kelebihan kamera digital adalah hasil foto dapat di hapus ataupun di masukan ke dalam computer sehingga kita tidak perlu mencetak foto-foto yang telah kita potret. Merk kamera yang akan kami jelaskan adalah Samsung S750. Kamera ini merupakan jenis kamera digital dengan beherapa kelebihan diantaranya mempunyai spesifikasi sampai dengan 7,2 mega pixel, anti blur, mempunyai berbagai jenis pengaturan kondisi cahaya maupun tempat pengambilan gambar, 3x optical zoom, serta disediakan berbagai jenis frame jika kita ingin memakai frame untuk foto kita. Selain itu kamera ini juga dilengkapi dengan memori internal sebanyak 16 MB dan untuk eksternal bisa sampai 4 gyga, Sehingga kita bisa leluasa dalam mengambil gambar. · Macam-macam kamera diantaranya sebagai berikut: 1. Kamera Saku Otomatis (Pocket Camera). Biasanya Pocket Cam ini sangat mudah digunakan, kita hanya perlu melakukan Point and Shoot tanpa harus melakukan setting yang "rumit" pada kamera, ada juga beberapa jenis Pocket Cam yang menyediakan fitur untuk memilih ISO dan tema yang sesuai dengan kondisi objek yang akan kita ambil. 2. Kamera Konsumer Manual (Consumer Camera). Bentuk kamera dari kamera ini biasanya seperti kamera profesional, namun ada juga yang berbentuk kamera saku. Kamera ini memungkinkan kita untuk mengatur Focus, Exposure, Aperture, dan ISO. Tapi kamera ini juga menyediakan fitur seting otomatis. kalau kata fotografer, kamera ini memiliki fitur A (atau Av), P , S , dan M. 3. Kamera Profesional (Profesional Camera). Kamera ini adalah kamera yang dilengkapi lensa dengan teknologi SLR (Single Lens Reflex), dan bentuknya biasanya cukup besar. Kamera ini menyediakan berbagai jenis pengaturan. Kamera jenis ini, bisa dibilang kamera yang paling berkelas, karena selain kita bisa mengatur seluruh detail pada kamera, kita juga bisa membongkar-pasang lensa SLR sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, beberapa keunggulan Kamera berjenis SLR ini adalah, memiliki Shutter Lag dan Shoot to Shoot Average yang singkatditambah keunggulan pada kemampuan ISO, dan jumlah Pixel. 4.Kamera Prosumer (Prosumer Camera). Bisa dibilang kamera ini adalah jenis kamera Semi-SLR. bentuknya mirip dengan kamera SLR, tapi kemampuannya tidak sebaik kamera SLR. perbedaan yang paling mencolok adalah pada lensa dan viewfinder, Kamera semi-SLR hanya memiliki 1 lensa permanen pada bodi kamera. sehingga lensa pada kamera ini tidak bisa kita bongkar-pasang seperti pada kamera SLR. selain itu teknologi viewfinder pada kamera ini juga berbeda dengan kamera SLR, meskipun sama-sama menggunakan lensa SLR untuk membidik objek, namun yang tampil di LCD kamera semi-SLR adalah hasil pencitraan Digital, sedangkan pada kamera SLR, yang tampil di LCD kamera adalah hasil pencitraan Optik. Kalau kalian hobi dengan fotografi, tapi memiliki masalah dengan "DANA", kalian bisa memilih kamera jenis ini.

SABLON
Cetak sablon merupakan proses stensil untuk memindahkan suatu citra ke atas berbagai jenis media atau bahan cetak seperti : kertas, kayu, metal, kaca, kain, plastik, kulit, dan lain-lain. Alat-alat dan cat sablon serta fungsinya sebagai berikut: - Meja Afdruk untuk memindahkan gambar dari kertas chalkier atau HVS ke screen. - Screen untuk menempelkan gambar. - Penyemprot air untuk membersihkan screen yang sudah di afdruk. - Rackel untuk meratakan cat pada saat menyablon. - Cat AFD Hijau dan Super X untuk menutupi screen agar bisa ditempeli oleh gambar. - Cat Polymet untuk kertas, cat Polytuf untuk plastik, cat GL atau TW untuk kain. - Cat penghapus dan cairan M3 untuk membersihkan screen.

Cara kerja untuk membentuk gambar pada screen: 1. Print gambar yang akan di sablon dengan menggunakan kertas chalkier apabila tidak tersedia kertas chalkier bisa menggunakan kertas HVS yang sudah bergambar dengan diolesi minyak kelapa. 2. Siapkan Screen untuk diolesi oleh AFD Hijau atau super X sampai rata, kemudian jemur atau keringkan dengan menggunakan hairdryer dan tunggu sampai kering. 3. Simpan kertas yang sudah bergambar di atas meja Afdruk dan ditutupi dengan screen yang sudah kering. 4. Beri pemberat di atas screen sehingga tidak ada udara yang masuk, kemudian ditutup dengan menggunakan kain sampai tidak ada cahaya yang masuk. 5. Nyalakan lampu yang ada pada meja screen, kemudian tunggu 8-10 menit. 6. Setelah itu, semprot screen dengan air hingga gambar yang kita inginkan mulai terlihat pada screen, kemudian keringkan screen.

Cara kerja untuk menyablon gambar dari screen pada media yang diinginkan (kain, kertas, plastik): 1. Siapkan screen yang sudah bergambar dan media (kain, kertas atau plastik) yang akan disablon. 2. Letakkan screen diatas media yang akan disablon. 3. Tuangkan tinta sablon diatas screen. 4. Ratakan tinta yang sudah dituangkan dengan menggunakan rackel. 5. Setelah tinta rata, angkat screen dari media dan lihat hasilnya. Cara kerja untuk menghapus gambar dari screen : 1. Siapkan cairan penghapus yang dicampur dengan cairan M3. 2. Tuangkan pada kain secukupnya. 3. Gosok dua bagian screen dengan menggunakan kain yang sudah diberi cairan penghapus dan cairan M3. 4. Screen yang sudah bersih dapat dipergunakan kembali.

1 komentar:

Leo mengatakan...

wo0ow . . .
ane numpang copy paste postingannya yakz . . . :-D